Anda Yang Mana? Product Centric atau Customer Centric

Untuk menjawab judul diatas maka sebaiknya Anda tanya ke diri Anda sendiri, ketika memulai usaha apa yang Anda pikirkan?

Apakah produknya dulu atau Customernya dulu?

Kebanyakan memang diawal mambangun sebuah usaha khususnya jualan orang akan berpikir mengenai produk, sangat wajar.

Dan saya ingin meluruskan, tidak salah jika Anda berprinsip product centric ataupun customer centric.

Karena memang, dalam prakteknya dua hal ini akan selalu ada.

Apa sih ciri-ciri dari product centric?

Ciri utama dari product centric adalah, berusaha menjual produk sebanyak-banyaknya kesemua orang. Sehingga, ketika produk tersebut laku terjual, maka profit usaha akan besar.

Lalu apa ciri dari Customer Centric?

Cirinya adalah sebelum menjual sebuah produk, mereka akan melakukan riset masalah dan solusi yang dibutuhkan oleh customer, kemudian hasil riset tersebut akan dibuat menjadi sebuah produk yang goals besarnya tidak hanya soal profit, namun juga customer life time value /retention atau loyalitas.

Jika Anda merasa bahwa Anda adalah tipe product centric dan Anda nyaman berada di area tersebut tidak masalah, hanya saja Anda harus terus mencari dan menemukan produk-produk baru. Sehingga jika produk lama sudah mulai turun demandnya Anda tidak kelabakan.

Sementara jika Anda adalah tipe yang customer centric, maka Anda harus sadar bahwa yang Anda lakukan tidak akan secepat tipe Product centric, karena Anda akan lebih mengedepankan aspek kepuasan customer serta loyalitas dari mereka.

Namun, Customer Centric akan cenderung lebih tahan lama, karena sebagai seller kita akan sangat memperhatikan yang namanya kepuasan dari customer yang kemudian mereka akan merasa produk yang dibeli sangat berguna dan akan terus menggunakannya. Mengapa hal ini bisa terjadi?

karena sejak awal yang dilakukan orang dengan paham customer centric adalah menemukan solusi dari masalah dan hanya menjual produk ke orang-orang yang memang membutuhkannya.

Jika saya boleh saran kepada Anda, saat Anda jadi pemula silahkan Anda pakai konsep Product Centric, dan setelah Anda menjalani lika liku jualan online, mulailah berpikir mengenai Customer Centric. Karena itulah yang nanatinya akan membuat usaha Anda bertahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *