Cara Jual Produk Lebih Mahal

Pernah gak sih kepikiran, mau jualan produk harganya lebih mahal daripada yang lain? Karena jualan produk lebih mahal itu bisa membuat cashflow jadi aman banget guys.

Namun, pasti kepikiran, gimana caranya bisa jual produk lebih mahal? lagian jaman sekarang calon customer itu bisa dengan mudah menemukan produk serupa dengan harga yang mungkin bisa jadi udah murah banget di market.

Gini teman-teman, Jika kamu ingin menjual produk dengan harga lebih tinggi, lebih mahal. Maka jawab dulu pertanyaan berikut ini :

  1. Apakah kamu tau apa itu target market ideal?
  2. Tau produk yang lagi HOT di market ?
  3. Apakah kamu sudah mengerti dengan Niche Produk?
  4. Platform yang dipakai untuk menjual produk agar lebih mahal?
  5. Cara mengemas produk sehingga menjadi terlihat lebih mahal?
  6. Style copywriting agar produk menjadi lebih mahal?

Jadi, saat kamu ingin menjual produk lebih mahal, tidak serta merta kamu upload produk itu lalu taruh harga lebih mahal, tanpa sentuhan apapun. Jadinya mahal mengada-ngada kalau kaya gitu.

Tapi, ada juga yang memang melakukan hal tersebut, contohnya saat kamu membuat produk dengan merek sendiri. Serius, kamu itu bebas memasang produk dengan harga berapapun. Lagian itu produk merek kamu sendiri, suka-suka kamu mau taruh harga berapapun.

Lain cerita jika kamu hanya reseller sebuah produk, gak bisa asal taruh harga mahal, perlu beberapa pertimbangan.

Secara umum, begini caranya agar kamu bisa jual produk lebih mahal, mari disimak :

Mengerti Platform, Jika kamu jual di marketplace atau di Sosial Media

Berbeda yaa guys, Misalnya kamu jualan di marketplace. Begini caranya ..

Pertama, ada beberapa orang menggunakan cara yaitu teknik ala nelayan dengan jaring. Jadi kamu membuat beberapa toko, katakanlah 3 toko di 1 marketplace. Toko A, toko B dan toko c.

Lalu diantara toko A,B dan C, kamu membuat tangga harga. Misalnya toko A harganya adalah normal seperti di market. sementara di toko B kamu naikan lebih tinggi, dan toko C kamu buat sedikit lebih tinggi lagi.

Memanage toko seperti memang gak mudah, akan tetapi sangat possible dilakukan kok. Jadi kamu jualan produk mahal, yaa bukan berarti kamu harus kehilangan pemasukan di market yang suka produk harga normal.

Dengan begitu, kamu bisa punya sirkulasi. Dari sisi tampilan, kalau memang kamu niat, akan lebih baik toko yang harganya lebih tinggi dari sisi nama, tampilan foto produk, style deskripsi dibuat lebih tinggi lagi taste nya. Sehingga ada sesuatu yang bisa dirasakan oleh orang yang lihat. wah ini memang beneran bagus .. dari tampilan aja udah kelihatan. Selanjutnya calon customer bisa memberikan rasa maklum.

Namun, jika kamu merasa wah susah banget harus kelola 3 akun, ya sudah buat saja di satu akun marketplace. Tetapi kamu kamu bisa melakukan 2 hal.

  1. Buat semua tampilan tastenya terasa lebih tinggi, kalau ada yang belum ngerti taste itu seperti apa? gini .. Apa rasanya saat kamu melihat mobil Daihatsu Ayla dengan Mobil Pajero? Nah kamu buat toko kamu ibarat Pajero. Dibuat looks nya lebih baik. Tapi kamu harus rela, kehilangan target market orang-orang yang memang suka Daihatsu Ayla yang jumlahnya besar. Kamu harus fokus mencari target market yang memang lebih mementingkan Quality, Service, After Sales. Kurang lebih demikian.
  2. Tumpuk jadi satu, Tau kan kalau kamu bebas upload produk di marketplace? ya sudah upload saja produk harga normal dan harga tinggi meskipun itu produk yang sama, tapi bedakan penamaan judul produk serta gambar yang ingin ditampilkan. Siapa tau produk yang harga lebih mahal punya kamu lebih diminati.

Nah kalau misalnya kamu jualan di platform Sosial Media, cara terbaik yaa untuk jualan harga lebih mahal itu unik sebetulnya. Tapi saya merasa yakin setelah baca artikel ini kamu akan mulai paham.

Apa itu? Gini, orang yang jual produk harga lebih mahal di sosial media, itu biasanya mereka akan memilih untuk masuk ke Niche Market atau memilih Niche Produk. Dan produk yang dijual adalah produk-produk yang secara kualitas bagus, tapi belum begitu banyak di kenal orang. Atau produk-produk yang lebih ke arah produk import sih ..

Sekali lagi, secara Qaulity bagus, tapi secara nama belum begitu dikenal banyak orang.

Jadi, posisinya gini, kalau sekarang kamu adalah reseller sebuah produk, kalau produknya belum dikenal banget oleh banyak orang, artinya kamu masih punya peluang. Tapi kalau sudah dikenal banyak orang. Akan susah banget.

Sehingga riset produk jadi kunci utama kamu untuk menemukan winning product.

Cara paling mudah untuk riset produk yang kira-kira bagus adalah, perhatikan selebgram-selebgram yang promosiin produk di IG stories. Lihat produk-produk tersebut dan cobalah untuk mencarinya di marketplace. Kalau kamu menemukan harga di marketplace murah, sementara olshop itu jual tinggi. Lalu kamu lihat seller lain juga sama jualnya di harga tinggi, kamu bisa ikutan. Dengan syarat, gak banyak banget olshop lainnya.

Lalu pikirkan improve yang bisa kamu buat di olshop kamu, terutama nih yaa .. di 3 hal ini :

  1. Desain Tampilan (Foto produk & Video Produk)
  2. Lebih dekat secara emosi dengan calon pembeli
  3. Quality, Service, After Sales

Desain tampilan jelas, ini gak bisa di ganggu gugat, kamu harus mau belajar. Kalau gak bisa, harus mau belajar, kalau gak ngerti harus mau belajar. Karena kamu akan kesulitan jika tidak adalah hal yang utama ini.

Lebih dekat secara emosi, ini bisa dilakukan lewat konten-konten yang kamu posting, cobalah angkat hal-hal yang dekat dengan customer kamu, misalnya pembahasan soal keluarga, pembahasan soal kehidupan sehari-hari. Sehingga mereka yang melihat, membaca akan lebih tersentuh sisi emosionalnya. Terutama, kalau bisa sering-sering live, jika pakai sosial media. Sehingga mereka akan lebih merasa dekat dengan kamu, tau suara kamu, tau wajah kamu, senyum kamu, akan lebih baik kalau kamu sering ajak ngobrol mereka.

Quality, Service, After Sales. Ini sih sudah jelas, Namanya kamu jual lebih mahal, kalau 3 hal itu kamu buang, maka kamu mungkin gak akan direkomendasikan ke lebih banyak orang.

Jadi dari pembahasan ini, semoga kamu paham. Dan pastinya bisa kamu praktekan. Kalau ada bagian yang belum kamu kuasai misalnya di desain tampilan, foto produk, video produk. Saya rasa itu hal yang bisa di perbaiki dan dipelajari. Jadi jangan sampai menjadi kendala. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *