Asal Ambil Boleh tapi ...

Pernah gak sih Anda ada pada momen, ditawarin produk oleh teman, oleh sodara atau lihat peluang jadi reseller sebuah produk ketika online?

Apa yang pertama kali Anda pikirkan?

Jika Anda tergiur karena penawarannya, maka Anda jangan dulu ambil keputusan.

Kenapa?

Karena saya yakin 100% pada momen itu, emosi Anda sudah di ombang ambingkan oleh berbagai macam hal. Yang membuat produk atau penawaran tersebut menjadi sangat terasa menguntungkan.

Catat, terasa menguntungkan !!!

Yang sebaiknya Anda lakukan adalah 2 hal :

Pertama, coba pikirkan apakah Anda mampu menjual produk tersebut?

Saya tahu semua orang bisa belajar, tapi diri Anda sendiri bisa mendeteksi kemampuan meskipun kecil. Coba tanya ke hati Anda dulu, apa iya saya bisa jual produk ini?

Apakah nanti gak ribetin saya?

Memang terkesan banyak mikir, tapi ini bukan mikir. Ini adalah proses Anda untuk nyaman jualan. Gak pusing.

Mau jualan kok pusing.. 

Kedua, cobalah logis terlebih dulu.

Tanyakan hal ini ke diri Anda sendiri, Ada tidak target marketnya untuk produk ini? Kalau ada .. seberapa besar persaingan nya?

Pada tahap ini Anda harus bisa melakukan riset. Misalnya ngecheck dulu di Instagram siapa reseller yang sudah besar, dan menjual produk ini.

Atau ngecheck dulu, persaingan di marketplace, apakah harganya sudah hancur?

Itu dulu aja. Kalau 2 hal ditas bisa memenuhi kriteria Anda. Maka saatnya mengambil keputusan. 

Disinilah peran insting, data hasil riset, dan keberanian Anda tentunya untuk mengambil peluang.

Jangan pernah tergoda karena Anda digombalin.

Mengapa hal ini harus Anda lakukan?

Karena, jika Anda mengandalkan informasi dari orang yang menawarkan. Maka sudah pasti produk tersebut akan terlihat bagus.

Tapi jika Anda logis, mau meriset lebih dulu. Hal logis tadi belum tentu sesuai dengan kenyataan.

Percayalah peluang bisnis lain diluar sana Ada banyak banget. Jangan pernah sepelekan otak Anda untuk memilih dan meriset.

Tergoda sekali dan terlanjur ya gak apa-apa, tapi kedua, dan ketiga. Cobalah untuk berpikir lebih dulu.